Sarana

KECUKUPAN KETERSEDIAAN SARANA

Dalam penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat sarana atau fasilitas yang ada sudah cukup baik. Seperti yang sudah diuraikan pada butir sebelumnya dana yang diperoleh dari sumber dana yang ada telah digunakan untuk menambah sarana yang dapat menunjang kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi. Untuk sarana pendidikan dan pengajaran, fasilitas yang ada sudah cukup baik untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sebagai contoh, ketersediaan LCD dan AC pada setiap ruang kuliah dan seminar untuk menunjang proses pembelajaran sehingga dapat tercapai tujuan pembelajaran yang maksimal.

Selain itu ketersedian perangkat laboratorium lainnya yang digunakan untuk praktikum lain, seperti di Laboratorium Perikanan, Laboratorium Kualitas Air, , Inkubator Wirausaha, dan Laboratorium Komputer sudah cukup baik dan dapat digunakan secara maksimal.

Dalam proses pembelajaran di dalam ruang atau kelas, sarana belajar sudah baik. Luas ruangan sesuai dengan jumlah mahasiswa yang ada. Selain itu untuk membantu menyampaikan materi pembelajaan, diruang kelas disediakan sarana LCD dan untuk kenyamanan diruang diruang kelas ataupun di ruang laboratorium di lengkapi dengan pendingin ruangan. Sarana lain yang terus di kembangkan dan diimplementasikan adalah penggunaan e-learning untuk pembelajaran. Pemanfaatan e-learning ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan karena interaksi antara Dosen dan Mahasiswa.

Semua sarana, peralatan, dan fasilitas pendukung telah dikelola dan dalam kondisi baik, serta diganti bila sudah tidak layak pakai.  Anggaran pemeliharaan sarana, dan fasilitas dan peralatan serta keamanan dialokasikan secara rutin dalam RKAT.  Pendanaan operasional praktikum dan pemeliharaan peralatan Laboratorium dianggarkan secara rutin berdasarkan jumlah peserta praktikum.  Sedangkan peremajaan dan pengadaan peralatan Laboratorium dilakukan berdasarkan prioritas yang dilakukan setiap tahun (jangka pendek) sampai dengan empat tahun (jangka menengah).

Perpustakaan terdiri dari perpustakaan Pusat ditingkat Universitas, koleksi pustaka Fakultas dan koleksi pustaka Program Studi.  Koleksi pustaka terdiri atas buku teks, diktat kuliah, electronic file untuk kumpulan abstrak skripsi, CD e-book, jurnal, majalah, dan surat kabar.  Pengadaan bahan pustaka Perpustakaan berdasarkan usulan rutin setiap tahun dari setiap Program Studi, dan dibiayai oleh dana perpustakaan yang berasal dari mahasiswa baru. Selain itu, pemutakhiran kuantitas dan kualitas koleksi pustaka juga diperoleh melalui sumbangan perorangan dan organisasi.

Perpustakaan Fakultas dan Program Studi berisi koleksi tugas akhir sarjana, laporan penelitian, buku, jurnal dan Koran/majalah yang keberadaannya dibiayai melalui dana taktis fakultas, sumbangan mahasiswa, alumni dan hibah.  Pengguna perpustakaan adalah Dosen dan Mahasiswa Fakultas Pertanian.

KEWAJARAN

Sarana yang tersedia di atas dinilai dalam batas kewajaran, dalam arti disediakan sesuai dengan kebutuhan dan dimanfaatkan secara efektif dan efisien bagi kegiatan akademik beserta penunjangnya

KENDALA DALAM PENAMBAHAN SARANA

Selain keterbatasan dana, kendala utama penambahan sarana adalah keterbatasan lahan.  Dalam kurun waktu 2014-2015, setelah pengambilalihan kepengurusan dari yayasan Andi Sose kepada Yayasan Aksa Mahmud, keterbatasan lahan ini mulai dibenahi dengan membangun infrakstruktur baru. Keberlanjutan pun terus diupayakan, mengingat bahwa sarana dan prasarana kampus yang ada memerlukan pemeliharaan dan pergantian.

Prasarana

KECUKUPAN KETERSEDIAAN PRASARANA

Kecukupan, mutu dan akses prasarana yang dikelola Fakultas:

  1. Prasarana akademik: bidang pendidikan telah sesuai dengan persyaratan pelaksanaan pengajaran dengan mencukupinya ruang untuk mahasiswa yang dilengkapi dengan LCD/proyektor, wireless dan ruangan ber AC. Untuk bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, telah tersedia peralatan laboratorium pada masing-masing laboratorium dibawah Fakultas. Penambahan prasarana akademik terutama untuk fasilitas laboratorium masih sangat diperlukan karena jumlah dan kualitas serta kebaharuan alat masih belum seimbang dengan jumlah mahasiswa dan dosen yang menggunakannya.
  2. Prasarana non-akademik: Telah tersedia fasilitas pengembangan minat, bakat dan kesejahteraan seperti: lapangan futsal, lapangan basket, lapangan volley, gazebo tempat diskusi mahasiswa, koridor mahasiswa tempat mengakses internet, dan peralatan music. Pengembangan prasarana non akademik diperlukan terutama pada penambahan kapasitas band-width internet guna menyeimbangkan dengan jumlah mahasiswa sebagai pengguna.

KEWAJARAN

Prasarana yang ada di Fakultas saat ini masih terdapat kekurangan namun masih mampu mendukung kegiatan PBM dalam melaksanakan visi dan misi, karena prasarana ini memiliki kecenderungan untuk meningkat, baik mutu maupun jumlahnya, dengan dasar pemikiran bahwa visi merupakan harapan realistis yang akan dapat dicapai dalam jangka waktu panjang.

Program Studi dapat memanfaatkan prasarana yang dimiliki Fakultas  secara optimal  yang pengaturannya dimusyawarahkan dalam forum rapat setiap awal semester, dengan demikian program studi memiliki akses yang cukup tinggi dalam pemanfaatan prasarana yang disediakan  untuk keperluan Tridharma Perguruan Tinggi.

RENCANA PENGEMBANGAN

Penyediaan prasarana dilakukan berdasarkan proses perencanaan kebutuhan dari para pengguna, selanjutnya dibuatkan program dan diwujudkan dalam anggaran, sehingga proses ini menjamin keberlanjutannya. Keberadaan sarana tersebut dapat mendorong tingkat pelayanan fakultas kepada mahasiswa, karyawan dan dosen, maka dengan pelayanan yang baik akan membangkitkan minat calon mahasiswa baru.

KENDALA DALAM PENAMBAHAN PRASARANA

Kendala dalam penambahan prasarana utamanya adalah tingginya biaya yang diperlukan untuk pengadaan maupun pemeleiharaan.  Dana rutin Fakultas yang tertuang dalam RKAT sangat membatasi penambahan sarana maupun prasarana, sehingga perlu upaya lain seperti menjalin kerjasama dengan alumni, stakeholder dan kalangan publik.

Jenis PrasaranaJumlah UnitTotal Luas (m2)
Perkantoran/ administrasi1750
Ruang dekan dan wakil2650
Ruang KPS17125
Ruang KTU840
Ruang IKA fakultas & prodi5200
Ruang Perpustakaan5130
Ruang kuliah8400
Ruang diskusi, seminar, rapat5150
Ruang kerja dosen23150
Ruang tamu245
Laboratorium8260
Ruang kerja Kepala Lab436
Ruang himpunan dan BEM550
Tambak 1165
Pertanian/Perkebunan  150
Peternakan 1110
Luas Seluruhnya (m²)326,686

Sistem Informasi

Proses akademik fakultas telah menggunakan jaringan informasi berbasis LAN dengan komputer terhubung jaringan luas/internet dengan software berbasis data diantaranya SIAKAD, SIMAWA, SIMFA, SIMPEG, yang terintegrasi ke dalam SISMIK. Proses pembelajaran dan pengelolaan administrasi akademik di lingkungan fakultas ditunjang oleh berbagai fasilitas dan sumber informasi yang memadai.

Sistem informasi yang ada dan dimanfaatkan dalam operasional institusi/admnistrasi baik yang berhubungan dengan system informasi untuk mahasiswa, akademik, keuangan ataupun system absensi pegawai semuanya menyajikan laporan yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan dan kebijakan untuk perbaikan dan pengembangan institusi.

Sistem pendukung pengambilan keputusan yang lengkap, efektif dan objektif pada SIM Universitas Bosowa disiapkan pada menu Portal Manajemen. Portal ini sudah terintegrasi dengan sistem lainnya. Untuk saat ini, laporan data disiapkan pada Sistem Informasi Akademik dan Sistem Informasi SDM. Sistem Informasi saat ini sudah mendukung untuk Decision Support System (DSS) dalam bentuk report bagi pimpinan, baik pada tataran universitas atau fakultas. Informasi yang biasa disiapkan saat ini adalah entitas dalam bentuk support untuk pengambilan keputusan yang lengkap, efektif dan objektif.