Organisasi Mahasiswa

Layanan kepada Mahasiswa

BIMBINGAN DAN KONSELING

a. Bentuk Kegiatan:

Bimbingan dan konseling (BK) adalah proses pemberian bantuan secara sistematis dan intensif kepada mahasiswa dalam rangka pengembangan pribadi, sosial, studi dan kariernya demi masa depannya yang dilakukan oleh dosen yang bertugas khusus untuk itu. Bimbingan dan konseling akademik mahasiswa berupa penentuan mata kuliah yang akan diambil pada waktu semester depan, perbaikan nilai mata kuliah, penyelenggaraan kuliah tamu, pembuatan karya ilmiah mahasiswa, penentuan lokasi PKL dan Skripsi, penyusunan PKL dan Skripsi. Bimbingan dan konseling non-akademik dalam kegiatan mahasiswa adalah pengadaan kegiatan yang berhubungan dengan ekstrakurikuler (olah raga, paduan suara, selam, dan keagamaan), sambut mahasiswa baru, dan kegiatan temu alumni.

Kegiatan bimbingan dan konseling mahasiswa dapat dilakukan melalui pertemuan langsung, via sms, via telpon, via email maupun jejaring sosial. Hasil yang diperoleh dari kegiatan bimbingan dan konseling adalah mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi sehingga tujuan yang diinginkan tercapai.

Pembimbingan dan konseling dilakukan oleh Dosen penasehat akademik yang memberikan layanan bimbingan akademik kepada mahasiswa sehingga program studinya selesai dengan baik.

b. Pelaksanaan:

Dosen penasehat akademik melakukan kegiatan berupa:

Memberikan informasi tentang pemanfaatan sarana dan prasarana penunjang bagi kegiatan akademik dan non akademik.

Membantu mahasiswa dalam mengatasi masalah-masalah akademik.

Membantu mahasiswa dalam mengembangkan sikap dan belajar yang baik sehingga tumbuh kemandirian belajar sebagai seorang ahli.

Memberi rekomendasi tentang tingkat keberhasilan belajar mahasiswa untuk keperluan tertentu.

Membantu mahasiswa dalam mengembangkan kepribadiannya menuju terwujudnya manusia Indonesia seutuhnya yang berwawasan, berpikir dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai agama, Pancasila, adat dan lain-lain.

Membantu mahasiswa mengembangkan wawasan belajar keilmuan secara mandiri sepanjang hayat.

Memberi peringatan terhadap mahasiswa yang IP-nya selama 2 (dua) semester berturut-turut kurang dari 2 (dua) dan sks yang dicapai kurang dari 20 sks.

c.  Hasil:

Kegiatan tersebut ditindaklanjuti bersama. Misal: apabila ditemukan kasus mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi, maka diajukan agar mendapat beasiswa.

MINAT DAN BAKAT (EKSTRA KURIKULER

a.Bentuk Kegiatan:

Pembinaan minat dan bakat mahasiswa.

b. Pelaksanaan:

Pembinaan dan penyediaan fasilitas untuk kegiatan minat dan bakat diantaranya:UKM Taekwondo, Resimen Mahasiswa, Lembaga Seni, Bola Volly, Palang Merah Indonesia, Kejurnalistikan, Penyiaran, Kerohanian Islam, Latihan Dasar Kepemimpinan.

c. Hasil:

Melalui kegiatan tersebut, minat dan bakat mahasiswa dapat tersalurkan dan suasana akademik yang lebih kondusif.

PEMBINAAN SOFT SKILLS

a. Bentuk Kegiatan:

Bentuk-bentuk kegiatan dalam pembinaan soft skills antara lain:

  • Basic Studi Skills (BSS) adalah suatu kegiatan untuk menyiapkan mahasiswa baru agar sukses belajar di perguruan tinggi dengan pembekalan tentang model perilaku belajar, mind setting, cara membangun motivasi, paradigma pembagian waktu, manajemen stres, filosufi membaca. Kegiatan ini wajib diikuti seluruh mahasiswa baru Universitas Bosowa yang dilaksanakan sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Pengkaderan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dengan tujuan memperkenalkan lingkungan kampus dan perangkat-perangkat organisasi eksekutif mahasiswa, serta organisasi di bawahnya dalam lingkup fakultas Pertanian.
  • Pelatihan-pelatihan lainnya yang dilaksanakan baik oleh universitas maupun fakultas yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa, seperti:
  • Pelatihan Kewirusahaan
  • Pelatihan Kepemimpinan
  • Pelatihan Penulisan Ilmiah
  • Pelatihan Fotografi
  • Pelatihan Komputer
  • Pelatihan Jurnalistik

c. Pelaksanaan:

  1. Pelaksanaan kegiatan BSS ini dilakukan secara terpadu pada tingkat Universitas kemudian dilanjutkan pada tingkat Fakultas masing-masing dengan pemateri dari staf dosen yang telah ditraining. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa baru secara emosional/psikologik siap menghadapi dan menjalani proses pembelajaran di perguruan tinggi.
  2. Pelaksanaan kegiatan Pengkaderan dilakukan selama 3 hari setelah sebulan mahasiswa baru mengikuti kegiatan akademik. Pengkaderan dilanjutkan di tingkat himpunan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Peternakan (HIMAPET). Kegiatan ini dinamakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) , dilaksanakan selama 3 hari dan materi diklat menyangkut wawasan keilmuan Peternakan.
  3. Pelatihan-pelatihan lainnya dilaksanakansesuai kegiatan baik sifatnya dalam kampus dan luar kampus.

c. Hasil:

  1. Dengan kegiatan BSS maka mahasiswa baru dapat membangun motivasi, paradigma pembagian waktu, manajemen stres, filosufi membaca yang sangat membantu kegiatan studi mahasiswa baru untuk selanjutnya.
  2. Dengan kegiatan pengkaderan mahasiswa baru dapat mengenal lingkungan kampus dan perangkat-perangkat organisasi eksekutif mahasiswa, serta organisasi di bawahnya dalam lingkup fakultas Pertanian, untuk selanjutnya dapat menyalurkan minat bakatnya dalam berorganisasi

BEASISWA

a. Bentuk Kegiatan:

Pemberian informasi, pelatihan dan pembinaan pada mahasiswa yang ditinjau dari segi keuangannya kurang mampu namun unggul dalam prestasi akademik dan/atau organisasi kemahasiswaan.

b. Pelaksanaan:

Setiap tahun Mahasiswa memperoleh Beasiswa dari beberapa sumber sebagai berikut: 1) Beasiswa Bidik Misi dari Kemenristekdikti; 2) Peningkatan Prestasi Akademik dari Dikti melalui Kopertis; 3) Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) dari Dikti melalui Kopertis; 4)Beasiswa dari Yayasan; 5) Beasiswa dari BUMN dan BUMS; dan 6) Beasiswa lainnya yang tidak mengikat

c.Hasil kegiatan:

Dapat membantu kelancaran mahasiswa dalam menyelesaikan kewajiban keuangan pada lembaga dan dapat menunjang  keberhasilan studinya. Saat ini program studi mahasiswa Program Studi Peternakan yang telah memperoleh beasiswa Bidik Misi dari Kemenristekdikti sebanyak 5 orang, antar lain atas nama Dede Saputra (4513035003), Sandi (4513035004), Fitriani (4513035001), Andi (4513035005). Abdul jalil (4513035002).

KESEHATAN

a. Bentuk Kegiatan:

Agar civitas akademika memiliki jasmani dan rohani yang sehat maka dilakukan kegiatan Olahraga dan Pengajian.

b. Pelaksanaan:

Dilakukan program senam pagi setiap hari Jumat pagi dan pengajian  bersama setiap bulan tanggal 17 bertempat di Mesjid Agung 45, serta turut melaksanakan peringatan hari besar keagamaan.

c. Hasil:

Kesehatan jasmani dan rohani civitas akademika sangat mempengaruhi keberhasilan kinerja.