Mekanisme Monitoring Perkuliahan

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, tercantum diantaranya tentang standar pembelajaran (yang meliputi standar isi, proses, penilaian dan pengelolaan). Standar-standar tersebut menjelaskan ketentuan-ketentuan yang harus terpenuhi baik dalam hal pembelajaran. Agar pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan standar yang telah ditetapkan sehingga dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kompetensinya sehingga dapat memenuhi harapan berbagai pemangku kepentingan.

MONITORING KEHADIRAN DOSEN

Monitoring kehadiran dosen dan tenaga kependidikan/staf menggunakan absensi kehadiran finger print. Absensi kehadiran dosen dan tenaga kependidikan terpusat di ruangan Fakultas Pertanian. Selain itu, setiap dosen harus mengisi Berita Acara Perkuliahan (BAP) untuk setiap pertemuan.

MONITORING KEHADIRAN MAHASISWA

Monitoring Kehadiran mahasiswa dilakukan melalui dokumen daftar hadir dan rekap kehadiran mahasiswa per mata kuliah. Dalam Berita Acara Perkuliahan juga tercantum kolom pengisian jumlah mahasiswa yang hadir dan kolom tanda tangan yang harus ditandatangi oleh ketua kelas. Perekapan kehadiran mahasiswa per mata kuliah dilakukan setiap akhir semester untuk menentukan layak atau tidaknya mahasiswa tersebut mengikuti Ujian Akhir Semester berdasarkan rekap presensi yang dilakukan bagian akademik, apabila tidak memenuhi 80% kehadiran maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan mengikuti ujian. Ketentuan tersebut diatur dalam pedoman pendidikan Universitas Bosowa Makassar.  Untuk tugas terstruktur, evaluasi dilakukan oleh dosen pengajar yang bersangkutan berdasarkan tugas yang telah dilakukan oleh mahasiswa. Evaluasi untuk tugas mandiri secara individual dilakukan oleh dosen pengajar mata kuliah yang bersangkutan.

MONITORING MATERI PERKULIAHAN

Monitoring materi perkuliahan terlihat melalui daftar hadir dan isian materi perkuliahan per pertemuan, dan kemudian direkap oleh bagian akademik, disisi lain kesesuain materi dan cara penyampaian pembelajaran juga dilakukan monitoring melalui penyebaran questioner evaluasi Proses Belajar Mengajar diisi oleh mahasiswa di setiap ujian semester (UAS), selanjutnya hasil rekapan oleh bagian akademik dikembalikan kepada dosen yang bersangkutan sebagai evaluasi.

PENILAIAN NILAI AKHIR MAHASISWA

Penyusunan Materi Perkuliahan disusun untuk setiap mata kuliah dan disajikan dalam rencana pembelajaran per semester (RPP/silabus) yang ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen secara mandiri atau bersama dalam kelompok keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dalam program studi dan wajib ditinjau serta disesuaikan secara berkala dengan perkembangan IPTEKS. Rencana pembelajaran  memuat:

  1. Nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, sks, nama dosen pengampu;
  2. Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah;.
  3. Kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan;
  4. Bahan kajian yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai;
  5. Metode pembelajaran;
  6. Waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap pembelajaran;
  7. Pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa selama satu semester;
  8. Kriteria, indikator, dan bobot penilaian;
  9. Daftar referensi yang digunakan.

Monitoring dan Evaluasi Peyusunan Materi Perkuliahan mencakup Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan; Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran dituangkan dalam bahan kajian, distrukturkan dalam bahan ajar; dan keterlibatan penyusunan Materi perkuliah oleh kelompok Dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain atau dari pengguna lulusan.