Sistem Tata Pamong

Sistem tata pamong Universitas “45” Makassar terangkum dalam Statuta Universitas “45” Makassar. Sistem dan pelaksanaan tata pamong di PS mengacu pada pedoman pendidikan Universitas “45” Makassar, norma dosen, norma mahasiswa serta aturan-aturan standar operasional prosedur (SOP) yang disusun dan dilaksanakan pada tingkat program studi. Program Studi (PS) dipimpin oleh seorang Ketua Program Studi (KPS), yang dipilih langsung oleh dosen di dalam lingkungan PS secara demokratis, baik berdasarkan suara terbanyak maupun atas musyawarah/kesepakatan seluruh dosen tetap PS. Dalam pemilihan KPS ini, dikoordinasi langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas “45” Makassar. Hasil pemilihan KPS disampaikan oleh Dekan Fakultas ke Rektor dan selanjutnya Rektor menyampaikan ke Yayasan Aksa Mahmud untuk mendapatkan pengesahan dan pengangkatan sebagai Ketua Program Studi Budidaya Perairan. Pengangkatan KPS diangkat berdasarkan SK Rektor Universitas “45” Makassar.Struktur organisasi di Universitas “45” Makassardibentuk dengan mengutamakan keefisienan dan efektivitas fungsi tiap posisi dalam organisasi. Dalam mekanisme kerja yang berbentuk hubungan struktural, koordinasi dan interaksi. Penyelenggaraan program studi berada dibawah koordinasi ketua program studi dengan kebijakan-kebijakan pengelolaan yang diformulasi dan disosialisasikan dalam rapat rutin Program Studi Budidaya Perairan setiap bulan.

Sistem tata pamong program studi berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, sehingga dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran setiap unit kerja. Berdasarkan struktur organisasi Universitas “45” Makassar, dapat dijelaskan bahwastruktur organisasi di Universitas “45” Makassar adalah garis dan staff (line and staff). Implikasi penerapan susunan organisasi ini adalah bahwa unity of command (kesatuan perintah) masih dapat berlangsung dengan baik. Tata pamong di Universitas “45” Makassar, dirancang untuk dapat menjamin terlaksananya lima pilar tata pamong; yaitu: kredibel, akuntabel, transparan, bertanggung jawab dan adil. Sistem dan pelaksanaan tata pamong seperti ini, akan lebih mudah mewujudkan pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran Universitas.

Berbagai upaya yang dilakukan program studi Budidaya Perairan untuk mencapai lima pilar tata pamong adalah:

Kredibel       

KPS, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya didasarkan pada kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki; dan selalu berupaya meningkatkan kemampuan yang dimiliki untuk menghasilkan produk yang berkualitas.

Transparan,

KPS, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya; mulai dari masukan, proses, maupun hasilnya memberi informasi secara terbuka kepada semua pihak yang membutuhkan.

Akuntabel,

KPS, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya selalu berpedoman dan taat pada peraturan, kode etik yang telah ditetapkan. Hal ini akan menumbuhkan kepecayaan pada orang tua mahasiswa dan pengguna lulusan.

Bertanggungjawab,

KPS, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya selalu membuat dan menyampaikan pertanggungjawaban terhadap setiap program kegiatan yang dilaksanakan, dan akan digunakan sebagai dasar evaluasi.

Adil,

KPS, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya selalu didasarkan kepada peraturan yang telah disepakati dan ditetapkan untuk pengambilan kebijakan maupun keputusan.