SELEKSI & REKRUTMEN

Dosen di PS Agroteknologi  terdiri dari dosen tetap dan dosen tidak tetap. Tenaga pendukung terdiri dari staf sekretariat yang menangani khusus masalah administrasi di PS, pustakawan dan teknisi laboratorium, serta petugas kebersihan yang bertanggung jawab menjaga kebersihan ruangan untuk Fakultas Pertanian.

Sistem rekrutmen  dosen  dilakukan dengan menggunakan sistem penerimaan yang berlaku di Universitas “45” yang mengacu pada kriteria DIKTI dan kebutuhan program studi. Pada dasarnya system rekrutmen dosen menganut prinsip-prinsip manajemen sumber daya manusia yang dilakukan di bawah koordinasi yayasan Aksa Mahmud dan Rektor Universitas “45” Makassar, namun dalam penentuan pengusulan calon dosen diserahkan kepada pihak program studi berdasarkan pada analisa kebutuhan. Selanjutnya mekanisme seleksi deselenggarakan dengan  melibatkan pihak Universitas, Fakultas dan program studi. Berdasarkan peraturan kepegawaian hasil seleksi selanjutnya diserahkan ke pihak yayasan untuk diterbitkan SK Yayasan. Jumlah dosen yang diterima berdasarkan ketentuan pihak Yayasan Aksa Mahmud dengan terlebih dahulu meminta usulan dan pertimbangan dari Program Studi Agroteknologi Universitas “45” Makassar. Calon dosen yang mendaftar harus mengikuti seleksi yang dilaksanakan oleh pihak Universitas “45” Makassar setelah memenuhi persyaratan akademik dan administrasi.

Persyaratan Akademik:

  1. Kualifikasi akademik dosen diperoleh melalui pendidikan tinggi program study yang terakreditasi sesuai dengan bidang keahlian.
  2. Dosen memiliki kualifikasi akademik minimum Lulusan S2.
  3. Memiliki bidang keahlian yang dibutuhkan sesuai kebutuhan Program Studi Agroteknologi

Untuk dosen tidak tetap seleksi dilakukan di tingkat PS disesuaikan dengan kebutuhan akan dosen tidak tetap.

Sedangkan  sistem rekrutmen tenaga kependidikan  dilakukan terpusat yang merupakan tanggung jawab dan wewenang WR II dibantu oleh Biro Administrasi Umum. Sistem rekrutmen dilakukan dengan menggunakan sistem penerimaan yang berlaku di Universitas “45”.Makassar

PENEMPATAN

Dosen yang lolos seleksi dan dinyatakan sebagai Calon Dosen. Dosen tersebut akan ditempatkan pada program studi yang sesuai dengan kompetensi serta berdasarkan spesifikasi pendidikan dan keahlian bidang ilmunya dimana nantinya akan memperoleh status Pegawai Dosen Tetap Yayasan. Beberapa tahun terakhir, penerimaan dosen pada Universitas “45” telah menentukan formasi penerimaannya berdasarkan rasio staf pengajar dan mahasiswa pada program studi.

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN

Pembinaan dosen baru dilakukan dengan mengharuskan dosen tersebut hadir di kelas mendampingi setiap dosen penanggung jawab matakuliah memberikan perkuliahan. Selain itu, setiap dosen diberikan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan  ilmiah seperti workshop, lokakarya, seminar dan pelatihan baik sebagai peserta maupun sebagai pembicara dengan mendapat dukungan dana dari yayasan Aksa Mahmud. Dosen juga diberikan kesempatan untuk magang penelitian pada perguruan tinggi yang penelitiannya lebih maju.

Dalam upaya pengembangan dilakukan berdasarkan SOP yang sudah ditetapkan di jurusan Agroteknologi yaitu:

  1. Setiap dosen minimal mempunyai salah satu minat bidang studi sesuai kompetensi analisis
  2. Pengembangan staf, harus sesuai dengan visi dan misi Program Studi.
  3. Pengembangan staf dapat berupa studi lanjut, post doctor, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, magang penelitian, pelatihan, kursus, workshop, berbagai
  4. Setiap kelompok keahlian program studi (minat bidang studi), harus mempunyai kegiatan yang terprogram dan diseminarkan hasilnya untuk setiap tahunnya.
  5. Penunjukan staf pengajar yang akan mengikuti kegiatan pengembangan staf, berdasarkan keputusan rapat Program Studi.
  6. Setiap staf yang telah selesai melaksanakan proses pengembangan staf, diwajibkan mensosialisasikan hasil yang diperoleh, kepada para dosen di Program Studi.

PEMBERHENTIAN / PEMUTUSAN HUBUNGA KERJA

  1. Dosen dapat diberhentikan dengan hormat dari jabatan sebagai dosen karena:
    • meninggal dunia
    • mencapai batas usia pensiun
    • atas permintaan sendiri
    • tidak dapat melaksanakan tugas secara terus-menerus
    • berakhirnya perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama antara dosen   dan penyelenggara pendidikan.
  2. Dosen dapat diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatan sebagai dosen karena melanggar perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama melalaikan kewajiban dalam menjalankan tugas selama 1 (satu) bulan atau lebih secara terus-menerus.
  3. Pemberhentian dosen sebagaimana dimaksud pada poin 1 dan 2 dilakukan oleh penyelenggara pendidikan atau satuan pendidikan tinggi yang bersangkutan berdasarkan peraturan dikti dan ketentuan yang berlaku di Universitas “45”.
  4. Pemberhentian dosen karena batas usia pensiun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan pada usia 65 (enam puluh lima) tahun.
  5. Profesor yang berprestasi dapat diperpanjang batas usia pensiunnya sampai 70 (tujuh puluh) tahun.
  6. Dosen yang diangkat oleh Pemerintah yang diberhentikan dari jabatan sebagai dosen, kecuali sebagaimana dimaksud poin 1, tidak dengan sendirinya diberhentikan sebagai pegawai negeri sipil.
  7. Pemberhentian dosen sebagaimana dimaksud dalam poin-poin diatas dapat dilakukan setelah dosen yang bersangkutan diberi kesempatan untuk membela diri.
  8. Dosen pada satuan pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat yang diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri memperoleh kompensasi finansial sesuai dengan perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama.
  9. Untuk sistem rekruitmen, pembinaan, dan pengembangan tenaga kependidikan Program Studi Agroteknologi mengikuti sistem rekruitmen Universitas “45” Makassar.