Kebijakan dalam Suasana Akademik

Kebijakan tentang suasana akademik pada program studi Agroteknologi secara umum mengacu kepada kebijakan yang diatur pada tingkat universitas melalui surat keputusan rektor tentang:

  1. Keputusan Rektor Universitas 45 Makassar No. 172/01/U-45/III/1999 tentang Pedoman Kerja Gugus Kendali Mutu Akademik..Universitas 45
  2. Konsep Dokumen Penjaminan standar akademik
  3. Keputusan Rektor Universitas 45 Makassar No. 175/01/U-45/IV/1999 tentang Peraturan Tata  Tertib Kampus .Universitas 45
  4. Keputusan Rektor Universitas 45 Makassar No. 906b/01/U-45/XI/2007 tentang peraturan akademik.

Universitas 45 Implementasi dari kebijakan-kebijakan tersebut adalah sebagai berikut:

OTONOMI KEILMUAN

Mahasiswa bebas mengembangkan ilmu, penonjolan KBK, peminatan, dan bidang keahlian yang dipilihnya sesuai kompetensi masing2 tanpa interfensi institusi (jurusan dan prodi). Dosen/staf pengajar tidak dipaksakan untuk mengampu mata kuliah yang tidak diminatinya melainkan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

KEBEBASAN AKADEMIK

Dosen diberikan kebebasan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi penguasaan materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan pencapaian derajat akademik tertinggi yang mampu dicapainya. Institusi senantiasa mendorong dan memfasilitasi kebutuhan dosen dan mahasiswa dalam upaya peningkatan hard skill  dan soft skill.

Institusi juga terus mendorong dan mendukung pengembangan kelompok-kelompok minat dalam setiap unit kerja yang secara terus-menerus berperan dalam pengembangan ilmu, teknologi dan seni.

KEBEBASAN MIMBAR AKADEMIK

Secara rutin diadakan dialog akademik dan mahasiswa dibebaskan untuk menyampaikan semua aspirasi yang berkaitan dengan kegiatan akademik. Tidak melarang proses penyampaian aspirasi mahasiswa dan senantiasa menghimbau agar proses penyampaian aspirasi tidak dilakukan dengan cara-cara yang anarkhis.

Sarana & Prasarana

Event & Kegiatan

Kegiatan-kegiatan ilmiah diluar proses pembelajaran yang dilaksanakan secara rutin bulan dan tahun berupa:

  1. Setiap bulan program Studi melaksanakan pertemuan untuk mengevaluasi dan menilai penelitian mahasiswa yang sedang berlangsung atau yang telah selesai sehingga dapat ditentukan penelitian yang layak untuk diterbitkan sebagai publikasi ilmiah.
  2. Mengikuti seminar-seminar baik tingkat regional, nasional maupun internasional dibidang yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun.
  3. Mengundang dosen luar dan tenaga ahli untuk memberikan kuliah umum.
  4. Pengenalan kehidupan kampus dan matrikulasi terutama terhadap mahasiswa baru dan calon mahasiswa secara rutin dilaksanakan baik oleh pengelola program studi maupun oleh organisasi kemahasiswaan tingkat program studi (Himatip) yang telah berjalan dengan baik.
  5. Temu dosen dan mahasiswa secara rutin dilakukan dalam bentuk dialog akademik yang dihadiri oleh pimpinan program studi dan mahasiswa.
  6. Pertemuan dengan alumni juga secara rutin dilaksanakan minimal sekali setahun biasanya dirangkaikan dengam Halal  bi halal.

Keseluruhan kegiatan diatas membuat para dosen, mahasiswa dan staf jurusan mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif.

Interaksi antar Cendekia

INTERAKSI AKADEMIK DOSEN-MAHASISWA

Secara umum interaksi akademik antara  dosen dan mahasiswa  dilaksanakan di dalam ruang kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung. Selain itu interaksi juga tercipta pada saat proses penyelesaian tugas-tugas matakuliah yang secara berkala harus dikonsultasikan dalam rangka penyelesaian tugas-tugas desain dan proses pembimbingan akademik lainnya.

Untuk kelancaran semua proses pembelajaran beberapa dosen juga membuka akses yang luas kepada mahasiswa untuk dapat berinteraksi tanpa harus bertatap muka langsung yaitu melalui e-mail, blog, jejaring sosial, maupun melalui telepon. Dengan demikian mahasiswa dapat menghubungi dosen pembimbing, dan dosen mata kuliah tanpa perlu berpayah-payah menunggu jadwal khusus karena mereka dapat berkonsultasi kapan saja, dan dimana saja.

INTERAKSI AKADEMIK ANTAR MAHASISWA

Interaksi antara  sesama mahasiswa  secara intensif dilakasanakan dalam bentuk pelaksanaan program kerja lembaga baik dalam tingkat universitas, tingkat fakultas dan tingkat jurusan berdasarkan program kerja yang telah disepakati bersama dalam lembaga kemahasiswaan.

INTERAKSI AKADEMIK ANTAR DOSEN

Interaksi antara  dosen  dengan dosen lainnya dilaksanakan melalui pertemuan-pertemuan jurusan, kelompok kajian bersama, serta tim pengajar matakuliah. Secara informal juga terjadi interaksi yang intens sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang baik.

Pengembangan Perilaku Kecendekiawanan

Pengembangan perilaku kecendikiawanan dikalangan  dosen dilakukan melalui peningkatan kegiatan penelitian,  seminar, lokakarya dan pelatihan baik dalam tingkat, nasional, regional maupun lokal. Keikutsertaan dalam organisasi Teknologi Pangan serta kunjungan ke universitas-universitas yang lebih maju baik di Sulawesi Selatan maupun di Pulau Jawa  dan berkunjung ke universitas luar negeri   juga sering  dilakukan   meski tidak pernah dibuat jadwal khusus untuk kegiatan tersebut.