Standar Mutu

KEBIJAKAN PENJAMINAN MUTU

penjaminanan  mutu di tingkat Program Studi tidak terpisahkan dari kebijakan penjaminan mutu di tingkat universitas.  Kebijakan ini tercermin dalam Visi, Misi dan Rencana Strategis (RENSTRA) Universitas “45” Makassar. Oleh karena itu sesuai dengan Program Kerja Rektor (tahun 2014  –  2018) sebagai perwujudan RENSTRA Universitas “45” Makassar, Program Kerja Rektor salah satunya menyangkut penguatan lembaga penjaminan mutu Universitas 45 yang ditingkat Universitas disebut Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), ditingkat Fakultas/Program Pasca Sarjana disebut Gugus Jaminan Mutu (GJM), ditingkat Jurusan/Program Studi disebut Unit Jaminan Mutu (UJM). Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang dilaksanakan di  Program Studi Agribisnis  mengacu pada upaya sistematis untuk peningkatan mutu pendidikan tinggi berkelanjutan yang dimanifestasikan dalam bentuk siklus kegiatan penjaminan mutu. Implementasi menyeluruh Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi diawali dalam bentuk “satu siklus” kegiatan penjaminan mutu. Kegiatan satu siklus penjaminan mutu membutuhkan waktu satu tahun atau satu kalender akademik dan kemudian diikuti oleh siklus yang sama pada tahun-tahun berikutnya. Penjaminan mutu dilakukan dengan evaluasi internal berkelanjutan melalui evaluasi perkuliahan secara mingguan, evaluasi semesteran, evaluasi setiap wisuda

SISTEM DOKUMEN PENJAMINAN MUTU

Sistem dokumen mutu di masing-masing unit kerja telah ditetapkan oleh
PJM Universitas “45” Makassar, baik struktur dokumen, jenis dokumen,
format, dan koding dokumen.

PELAKSANAAN PENJAMINAN MUTU

Untuk menjamin bahwa pelaksanaan kegiatan akademik dapat tercapai
sesuai dengan  yang diharapkan oleh organisasi, Universitas “45” Makassar mengatur melalui tahap-tahap sebagai berikut:

  1. Tahap pertama, berdasarkan visi, misi dan tujuan yang telah ditetapkan tersebut di atas, senat universitas menetapkan kebijakan akademik dan standar akademik.
  2. Tahap kedua, berdasarkan kebijakan akademik dan standar akademik yang telah ditetapkan, pimpinan Universitas “45” menyusun Renstra yang berisi rencana kerja kegiatan akademik untuk kurun waktu 5 tahun. Penyusunan Renstra dilakukan melalui pembaha san pimpinan Universitas “45” dengan pimpinan Fakultas dan Program Pascasarjana (PPs), Program Diploma (Diploma), Ketua Lembaga Penelitian (LP), Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) beserta
    kepala Biro terkait. Pengesahan Renstra bidang akademik dilakukan oleh Pendiri, Senat Universitas, dan  Ketua Umum Yayasan  Aksa Mahmud.
  3. Tahap ketiga, berdasarkan Renstra yang telah disahkan oleh Senat
    Universitas dan Yayasan Aksa Mahmud, Pimpinan Universitas bersama Pimpinan Fakultas/PPs/Diploma, Ketua LP dan  LPPM, dan Kepala Biro terkait menyusun Renop dan anggaran yang berisi rencana kerja kegiatan akademik secara lebih rinci untuk kurun waktu 1 tahun. Pengesahan Renop dan anggaran bidang akademik dilakukan
    oleh Senat Universitas dan Ketua Umum Yayasan Aksa Mahmud .
  4. Tahap keempat, berdasarkan Renop bidang akademik yang telah
    disahkan oleh Senat Universitas dan Ketua Umum Yayasan, Pimpinan Universitas “45”, Pimpinan Fakultas/PPs/Diploma, Ketua LP, dan Ketua LPPM menyusun standar operasional kegiatan akademik. Pengesahan standar akademik ini dilakukan oleh Rektor Universitas “45” Makassar.
  5. Tahap kelima, berdasarkan Renop dan standar operasional akademik
    yang telah disahkan, Pimpinan Fakultas/PPs/Diploma, Ketua LP, Ketua
    LPPM menyusun ketentuan dan peraturan akademik serta  Standard Operating Procedure  (SOP) bidang akademik agar dapat menjadi pedoman pelaksanaan ak
  6. demik di Fakultas/PPs/Diploma. Pengesahan atas peraturan/ketentuan
    dan SOP bidang akademik dilakukan oleh Pimpinan Universitas “45”.
  7. Tahap keenam, secara periodik (minimal setiap semester) Pimpinan
    Fakultas/PPs/Diploma, Ketua LP, dan Ketua LPPM, serta Kepala Biro
    terkait membuat laporan pelaksanaan kegiatan akademik beserta
    realisasi anggarannya
  8. Tahap ketujuh, berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan akademik
    yang telah dilakukan oleh Pimpinan Fakultas/PPs/Diploma, Ketua LP,
    Ketua LPPM, dan Kepala Biro terkait, Rektor Universitas “45”
    melakukan evaluasi dengan meminta Lembaga Penjaminan Mutu
    (LPM) melakukan audit.

Keberlanjutan Prodi PGSD

  • Melakukan kegiatan sosialisasi dengan memasang spanduk, banner dan pamplet mengenai keberadaan Prodi Manajemen.
  • Aktif memperkenalkan Prodi Manajemen Universitas Bosowa melalui sosial media (facebook, BBM,Line, dll).
  • Melakukan kegiatan promosi dengan sasaran pelajar SMA/SMK sederajat melalui kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang dilaksanakan disekolah-sekolah maupun di kampus dengan melibatkan pelajar SMA/SMK.
  • Menyelenggarakan seminar yang berkaitan dengan ilmu manajemen dengan tujuan memberikan pemahaman akan pentingnya ilmu Manajemen dan manfaat lebih yang bisa didapatkan bila kuliah di prodi Manajemen Universitas Bosowa.
  • Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi ilmu akuntansi.
  • Melakukan kerja sama dengan instansi pemerintah maupun instansi swasta yang yang bertujuan untuk memperluas jaringan.
  • Melakukan kegiatan pemagangan mahasiswa pada instasi pemerintah dan swasta.
  • Menempatkan mahasiswa dalam program KKN ke daerah-daerah potensial.
  • Mengirim staf adminsitasi atau staf akademik untuk mengikuiti pendidikan atau pelatihan yang berhubungan dengan manajemen universitas.
  • Melalukan pendidikan/pelatihan secara internal yang bekerja sama dengan universitas secara berkala.
  • Mengikutsertakan dosen akuntansi dalam pendidikan dan pelatihan yang dilakukan oleh KOPERTIS maupun DIKTI.
  • Mendorong dosen program studi akuntansi untuk selalui mengupdate metode-metode yang terkait dengan peningkatan mutu manajemen program studi melalui akses internet.
  • Memperbaharui SAP dan GBPP secara berkala sesuai dengan kebutuhan pasar.
  • Peningkatan kualitas pengajaran dosen program studi
  • Penerapan ilmu akuntansi dalam tehnologi.
  • Mengarahkan tugas akhir mahasiswa pada masalah-masalah yang berkembang saat ini.
  • Pelaksaan program KKN yang berhubungan langsung dengan bidang ilmu akuntansi.
  • Mengikutsertakan mahasiswa dalam penelitian.
  • Mengikutkan mahasiswa dalam kegiatan akademik baik di dalam maupun di luar program studi.
  • Menempatkan mahasiswa magang di instansi terkait.
  • Melibatkan mahasiswa dalam program kerja sama dengan PEMPROV dan PEMKOT.
  • Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu akuntansi pada instansi tempat magang.
  • Mahasiswa memperoleh bantuan beasiswa pendidikan dari instansi negeri maupun swasta.
  • Pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan yang disponsori oleh instansi kemitraan.
  • Aktif mencari informasi mengenai hibah kompetitif
  • Mengakses website program-program hibah dan bantuan biaya penelitian
  • Membuat proposal untuk mendapatkan hibah kompetitif
  • Memberdayakan dosen program studi dalam kegiatan penelitian.